Rabu, 23 September 2026
Hot

Waspada Lonjakan Influenza A dan Pancaroba Jatim-Sumedang

Komisi E DPRD Jatim dan Bupati Sumedang mengimbau warga waspada terhadap lonjakan kasus Influenza A dan bencana alam selama masa pancaroba.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, SURABAYA – Pemerintah daerah di Jawa Timur dan Sumedang meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus Influenza A dan potensi bencana alam akibat perubahan musim pancaroba. Selasa (22/9/2026)

Kenaikan kasus Influenza A di Jawa Timur, termasuk di Kota Surabaya, telah dilaporkan akibat perubahan cuaca ekstrem selama masa pancaroba.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena penyakit ini dapat ditangani dengan pengobatan standar.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo menegaskan bahwa Dinas Kesehatan harus segera bertindak langsung untuk mengantisipasi ketidakseimbangan suhu udara yang memengaruhi imunitas warga.

Article ad in the middle of article

“Ini kan mau pergantian musim, biasanya juga ada suhu yang tidak sesuai dengan kondisi. Makanya tanggung jawab ini adalah di Dinas Kesehatan untuk turun langsung mengantisipasi apa yang terjadi di masyarakat,” ujar Rasiyo di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Rabu (16/09/2026) kepada MalangTIMES.

Rasiyo juga mengimbau peran aktif keluarga untuk mengutamakan pemakaian masker jika mendeteksi adanya gejala penyakit pada salah satu anggota keluarga.

“Perhatian dari keluarga dibutuhkan dalam rangka mengatasi itu semuanya. Paling tidak ada pencegahan, pakai masker diutamakan. Jadi kalau sudah ada gejala itu, ya diantisipasi dengan menggunakan masker. Kalau ada salah satu keluarga yang kena, masker yang diutamakan,” tambahnya.

Anggota Komisi E DPRD Jatim lainnya, Puguh Wiji Pamungkas, mendesak pemanfaatan hampir 600 puskesmas di Jatim sebagai langkah pencegahan cepat.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan imunitas masyarakat serta perlunya penderita influenza memakai masker demi memutus rantai penularan.

“Pola penyebaran virus influenza ini kan cukup cepat. Oleh karena itu, kami mendorong Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini Dinas Kesehatan, untuk melakukan langkah-langkah preventif agar penyebarannya tidak semakin masif dan tidak menjadi keresahan bagi seluruh masyarakat,” kata Puguh kepada MalangTIMES.

“Kita punya sekian banyak puskesmas yang tersebar di seluruh Jawa Timur, hampir 600-an. Tentu itu adalah instrumen paling vital yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan langkah-langkah preventif di dalam pencegahan peredaran virus influenza tersebut,” jelasnya.

“Karena dia ini adalah virus, salah satu cara paling mungkin untuk menekan peredarannya adalah meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat. Bagi yang sudah menderita influenza, harus melakukan proteksi diri dengan menggunakan masker supaya tidak menyebar ke yang lainnya,” pungkas Puguh.

Sementara itu, di Kabupaten Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turut menginstruksikan kewaspadaan dini terhadap penyebaran Influenza A dan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Imbauan ini ia sampaikan selepas ibadah salat Subuh di Masjid Jami Raudhatul Mukhlisin, Kecamatan Wado pada Selasa (22/09/2026).

Bupati Dony mengingatkan masyarakat untuk menghindari tindakan yang memicu api di lahan kering serta segera menghubungi nomor darurat jika terjadi bencana.

Selain itu, ia mengingatkan agar warga bersiap mengantisipasi banjir dan longsor menjelang musim penghujan.

“Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Hindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran. Kalau terjadi kebakaran atau keadaan darurat, segera hubungi layanan darurat 112,” ujar Dony Ahmad Munir kepada Tahuekspres.

“Walaupun sekarang kita menghadapi musim kemarau, kita harus siap menghadapi musim penghujan,” tegasnya.

Sumber:
  • https://www.malangtimes.com/amp/baca/3331350420/20260916/073600/waspada-lonjakan-kasus-influenza-a-komisi-e-dprd-jatim-dorong-dinkes-siap-turun-langsung
  • https://www.halodoc.com/artikel/waspada-super-flu-kenali-gejala-dan-cara-menanganinya
  • https://tahuekspres.com/bupati-sumedang-ingatkan-warga-waspada-karhutla-influenza-a-dan-potensi-bencana-musim-hujan/
Article ad after last paragraph