medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Headline Health Latasmadaru Nataksara Yama

    Dipandu Kang Reiza Kurniawan, Gerak Latasmadaru Hadir di Milad Ke-5 UMKM Pondok Petir, menggabungkan Gerakan Energi untuk Ketenangan, Motivasi dan Kreativitas

    "Senam Yama Latasmadaru hadir di Milad UMKM Pondok Petir, menggabungkan gerakan energi untuk ketenangan, motivasi, dan kreativitas pegiat usaha"

    3 min read

    -
    Dipandu Kang Reiza Kurniawan, Gerak Latasmadaru Hadir di Milad Ke-5 UMKM Pondok Petir, menggabungkan Gerakan Energi untuk Ketenangan, Motivasi dan Kreativitas

    Yanuar ZG Penulis | Muklis P Editor

    HARIANEXPRESS – Senam Yama, yang hadir dengan versi Latasmadaru, menjadi salah satu kegiatan utama dalam perayaan Milad ke‑5 UMKM Pondok Petir, Sabtu (31/1/2026).

    Acara yang digelar di Aula Kelurahan Pondok Petir, Depok, ini dipandu oleh Trainer Kang Reiza Kurniawan S.E. dan disesuaikan dengan tujuan untuk menciptakan ketenangan, motivasi dan meningkatkan kreativitas para pegiat usaha.

    Melalui dua gerakan utama, yaitu Gerakan YAMA dan Gerakan Nataksara, Senam Yama Latasmadaru mengajak peserta untuk merasakan manfaat dari pengolahan energi tubuh yang lebih dalam, sekaligus meningkatkan semangat dalam menjalankan usaha.

    Senam Yama pertama kali dikenalkan oleh Guru Sastra Yama Dewa pada tahun 1995, berakar dari tradisi kanuragan dan pencak silat, senam ini mengkombinasikan gerakan fisik dengan prinsip pengolahan energi tubuh. Namun, kali ini Senam Yama hadir dalam versi Latasmadaru, yang lebih terfokus pada aspek psikologis dan kreativitas peserta. Latasmadaru, yang merupakan salah satu Culture Therapy asli Indonesia, dirancang untuk menyelaraskan tubuh dan pikiran melalui dua gerakan utama yang mengaktifkan energi tubuh YAMA dan Nataksara.

    Gerakan YAMA

    Gerakan pertama dalam Senam Yama Latasmadaru adalah Gerakan YAMA, yang berfokus pada pengolahan energi tubuh. YAMA dapat diartikan sebagai penguatan energi tubuh melalui rangkaian gerakan yang melibatkan kekuatan fisik dan konsentrasi. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan ketenangan dalam diri peserta, membantu meredakan stres, dan menyeimbangkan aliran energi tubuh. Dalam konteks pelaku UMKM, gerakan ini sangat relevan untuk membantu mereka menghadapi tekanan dan tantangan dalam dunia usaha.

    Gerakan Nataksara

    Gerakan kedua adalah Gerakan Nataksara, yang menggabungkan angka dan huruf sebagai simbol energi. Dalam Senam Yama Latasmadaru, angka dan huruf tidak hanya sekadar simbol bahasa, melainkan juga representasi energi yang mempengaruhi keadaan fisik dan mental peserta. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan motivasi, dua hal yang sangat dibutuhkan dalam dunia wirausaha. Para peserta diajak untuk fokus pada huruf dan angka, yang dipercaya dapat mengaktifkan energi-energi tertentu dalam tubuh, sehingga mereka merasa lebih terhubung dengan semangat baru untuk berinovasi.

    Manfaat untuk UMKM

    Keikutsertaan Senam Yama Latasmadaru dalam acara Milad UMKM Pondok Petir sangat sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM yang sering kali terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang melelahkan. Senam ini memberikan jeda yang sangat dibutuhkan untuk merelaksasi tubuh dan mengembalikan keseimbangan energi. Dengan fokus pada ketenangan, motivasi dan kreativitas, Senam Yama Latasmadaru memberi dorongan bagi pelaku UMKM untuk lebih kreatif dan produktif dalam mengembangkan usaha mereka.

    Melalui gerakan yang terstruktur dan fokus pada keseimbangan tubuh dan pikiran, Senam Yama Latasmadaru dapat menjadi salah satu alat untuk mengurangi kelelahan mental dan fisik yang sering dialami oleh pelaku UMKM. Selain itu, dengan memanfaatkan konsep pengolahan energi tubuh yang dalam, peserta dapat merasakan manfaat langsung dalam bentuk peningkatan kreativitas dan semangat dalam menjalankan usaha mereka.

    Menggali Potensi Energi dalam Diri

    Pelatihan Senam Yama Latasmadaru yang dipandu oleh Kang Reiza Kurniawan S.E. memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana tubuh dapat menjadi sumber energi yang tak terbatas. Peserta tidak hanya melakukan gerakan fisik, tetapi juga belajar untuk mengelola energi dalam diri mereka, yang dapat diterjemahkan ke dalam kreativitas dan motivasi dalam berwirausaha. Hal ini memberikan pengalaman yang berbeda dari kegiatan kebugaran pada umumnya, karena fokusnya bukan hanya pada fisik tetapi juga pada penguatan energi batin.

    Melalui pengalaman ini, pelaku UMKM yang hadir dalam acara Milad ke‑5 UMKM Pondok Petir tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya keseimbangan tubuh dan pikiran, tetapi juga dapat merasakan dampak langsungnya dalam kehidupan usaha mereka. Dengan menguasai gerakan YAMA dan Nataksara, mereka diharapkan mampu menghadapi tantangan dengan ketenangan dan kreativitas yang lebih tinggi.

    Senam Yama untuk Kesejahteraan UMKM

    Senam Yama Latasmadaru diharapkan dapat menjadi bagian dari pendekatan yang lebih holistik dalam pengembangan UMKM di Indonesia, di mana kesejahteraan fisik dan mental pegiat usaha menjadi bagian penting dari kesuksesan usaha mereka. Melalui kegiatan ini, Senam Yama juga memperkenalkan konsep budaya asli Indonesia yang dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, memberikan dampak positif tidak hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kualitas hidup secara keseluruhan.

    Dengan semakin banyaknya komunitas yang mengadopsi Senam Yama sebagai bagian dari kegiatan mereka, harapan ke depan adalah untuk lebih mengenalkan manfaat olahraga ini kepada masyarakat luas. Senam Yama terbukti mampu menyatukan konsep kebugaran, kesehatan dan pengolahan energi tubuh dalam satu wadah yang mudah diikuti dan menyenangkan. Dalam konteks UMKM, Senam Yama dapat menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kualitas hidup pegiat usaha, sehingga mereka bisa lebih optimal dalam mengelola usaha serta menjaga kesehatan tubuh mereka agar tetap bugar dan berenergi.

    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS