HARIANEXPRESS, JAKARTA – Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menggelar ajang Health Talk Series 2026 di Mercure Jakarta Cikini dengan menghadirkan langsung pakar medis asal Malaysia untuk masyarakat Indonesia, Sabtu (25/7/2026).
Inisiatif ini mendekatkan deretan pakar medis ternama Malaysia kepada masyarakat Indonesia secara langsung. Acara tersebut merupakan bagian dari kampanye “Malaysia Year of Medical Tourism 2026” (MYMT 2026) dengan tema “Healing Meets Hospitality”.
MHTC membuka ruang diskusi interaktif serta sesi tanya jawab seputar isu-isu kesehatan krusial. Forum edukatif ini ditujukan untuk memfasilitasi publik Indonesia mengakses informasi terpercaya dan pencarian pendapat medis kedua.
Salah satu sorotan dalam sesi talk show datang dari pakar kardiologi, dr. Ma Soot Keng dari Island Hospital Penang. Dia meluruskan pandangan awam mengenai gaya hidup sehat dan aktivitas fisik ekstrem.
“Penyakit jantung tidak hanya mengintai mereka yang kurang beraktivitas, tetapi juga bisa dipicu oleh olahraga berlebihan (over-practice atau over-training), seperti olahraga lari maraton tanpa persiapan dan pemantauan kondisi fisik yang memadai,” ujar dr. Ma Soot Keng (pakar kardiologi Island Hospital Penang).
Pesan ini menjadi penekanan penting dalam acara tersebut. Hal ini mengingat tingginya tren olahraga lari dan maraton di Indonesia belakangan ini.
Edukasi mendalam mengenai batasan aman serta pentingnya deteksi dini kesehatan jantung sangat dibutuhkan.
Selain masalah kardiologi, para peserta juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan Dr. Michael Ding Ju Wern. Beliau adalah dokter Gastroenterology and Hepatology dari Island Hospital Penang.
Turut hadir dr. Reynu Rajan, dokter Bariatric and Metabolic Surgery, General Surgery. Reynu Rajan berasal dari Pantai Hospital Kuala Lumpur.
Kehadiran Dato’ Sri Siti Nurhaliza selaku Brand Ambassador MHTC juga menjadi magnet utama. Penampilannya menarik perhatian dalam salah satu agenda MHTC di Gandaria City.